MUSI RAWAS – Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Firdaus Ceolah atau FCO, menyampaikan pesan khusus kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Rawas dalam pertemuan bersama panitia peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat di Gedung Aswaja Center PCNU Musi Rawas, Muara Beliti. Dalam kesempatan itu, FCO menitipkan pesan agar keberadaan NU di Musi Rawas terus dijaga dan diperkuat.
“Saya titip NU kepada PCNU Mura,” ujar FCO dalam pertemuan 26 Januari 2026.
Silaturahmi bersama panitia peringatan satu abad NU ini menjadi bagian dari persiapan menyambut momentum bersejarah bagi organisasi keagamaan tersebut. Pertemuan juga membahas kesiapan kegiatan Harlah satu abad NU di Kabupaten Musi Rawas.
FCO yang dikenal sebagai salah satu kader NU Musi Rawas menyatakan kesiapannya untuk menghadiri rangkaian kegiatan peringatan tersebut. Ia bahkan menyampaikan akan menyesuaikan kembali agenda pribadinya agar dapat hadir dalam momentum satu abad NU di Musi Rawas.
Selain kader NU, FCO sebelumnya pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara PCNU Kabupaten Musi Rawas pada periode kepengurusan sebelumnya. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Perekonomian NU (LPNU) Kabupaten Musi Rawas.
Dalam kesempatan tersebut, FCO turut mengapresiasi selesainya pembangunan Gedung Aswaja Center PCNU Musi Rawas. Menurutnya, keberadaan gedung tersebut merupakan sesuatu yang patut disyukuri oleh seluruh warga Nahdliyin di Kabupaten Musi Rawas.
“Alhamdulillah, warga Nahdliyin Mura patut bangga dan bersyukur atas selesainya pembangunan Gedung Aswaja Center PCNU Musi Rawas. Saya berharap gedung ini bukan hanya dijaga bangunannya, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang menghidupkan nilai-nilai Aswaja,” ungkapnya.
Menurut FCO, Aswaja Center tidak seharusnya hanya menjadi bangunan fisik. Gedung tersebut harus mampu menjadi pusat aktivitas keumatan, pendidikan, sosial, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap keberadaan Aswaja Center dapat menjadi simbol semakin kuatnya peran NU dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Musi Rawas. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di tempat tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Semoga gedung ini menjadi mercusuar kedamaian dan tempat lahirnya solusi bagi kemajuan masyarakat Musi Rawas,” pungkasnya.
Peringatan satu abad NU di Kabupaten Musi Rawas diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah antarwarga Nahdliyin, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kontribusi NU dalam pembangunan daerah.
Dengan keberadaan Gedung Aswaja Center dan dukungan berbagai pihak, PCNU Musi Rawas diharapkan semakin mampu menjalankan peran strategisnya dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (ADV)
Posting Komentar